Posted by : SINAWANG PRINTING Wednesday, May 15, 2019

Pergolakan dan konflik yang terjadi di Indonesia tahun 1948-1965 dibagi ke dalam tiga bentuk pergolakan:

1. Peristiwa konflik dan pergolakan yang berkaitan dengan ideologi      Termasuk dalam kategori ini adalah pemberontakan PKI Madiun, pemberontakan DI/TII dan peristiwa G30S/PKI. Ideologi yang diusung oleh PKI tentu saja komunisme, sedangkan pemberontakan DI/TII berlangsung dengan membawa ideologi agama.

2. Peristiwa yang terjadi di Indonesia antara tahun 1948-1965 yang berkaitan dengan kepentingan (Vested Interest)
 - pemberontakan oleh PKI yang dipimpin letnan kolonel untung, untuk merubah ideologi 

    menjadi komunis
 - pemberontakan kartosuwiryo ingin menggantikan indonesia menjadi negara islam
 - pemberontakan kahar muzakar untuk mengangkat semua anak buah menjadi TNI

3. Peristiwa konflik dan pergolakan yang berkait dengan sistem pemerintahan 

       Termasuk dalam kategori ini adalah persoalan negara federal dan BFO (Bijeenkomst Federal Overleg), serta pemberontakan PRRI dan Permesta. Masalah timbul di federaasi ketika perjanjian Linggajati, Indonesia disepakati akan berbentuk negara serikat/federal dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS). BFO sendiri adalah badan musyawarah negara-negara federal di luar RI, yang dibentuk oleh Belanda. Awalnya, BFO berada di bawah kendali Belanda, namun makin lama badan ini makin bertindak netral
        Sedangkan pemberontakan PRRI dan Permesta merupakan pemberontakan yang terjadi akibat adanya ketidakpuasan beberapa daerah di wilayah Indonesia terhadap pemerintahan pusat.


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © Sejarah Indonesia - Blogger Templates - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -